Metode Budidaya Ikan Hias Air Tawar Yang Mudah Dan Hasil Menggiurkan

Infobersama - Budidaya ikan hias dapat menjadikan hobi yang menguntungkan. Bisnisnya dapat diawali dari rasio kecil serta kemampuan kemajuannya cepat apabila dipelajari.


Walaupun banyak orang yang memelihara ikan hias cuma buat semata- mata hobi, nyatanya bidang usaha budidaya peliharaan ikan hias air tawar itu sendiri merupakan bisnis yang lumayan profitabel loh. Kenapa begitu?


(image/akuariumhiasku.blogspot.com)



Pemasarannya yang lumayan gampang sebab banyak yang menyukainya. Jenisnya pun juga banyak alhasil Kamu dapat memilah mana yang gampang dijual atau pun laris di pasaran.


Dengan modal yang tidak sangat besar serta sedikit keahlian yang diperlukan, bisnis budidaya ikan hias memanglah menggiurkan.


Kamu wajib memahami teknik- teknik serta metode membudidayakan ikan hias. Selanjutnya, kami sampaikan poin-poin yang harus diperhatikan dalam memelihara ikan hias agar berhasil :


1. Kenali tipe ikan hias yang sedang trend


Saat sebelum mulai metode budidayanya, Kamu wajib ketahui dahulu tipe- tipe ikan hias yang terdapat di Indonesia. Apabila telah ketahui, berikutnya wajib dikenal pula apa tipe ikan yang sangat banyak dicari, terkenal, ataupun laris.


Sebagian tipe ikan yang kerap dicari penghobi dengan harga yang lumayan besar di antaranya yakni Koi, Manfish, Niasa, Redfin, Bintang berasap, Lemon, Black Ghost, Aligator, Sumatra Barb, Chef, Arwana, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Para petani ikan pula umumnya memilih tipe ikan di atas buat dibudidayakan serta teruji banyak yang berhasil sebab peminatnya yang banyak.


2. Persiapkan Tempat


Tiap ikan hias mempunyai wujud, karakteristik, serta dimensi yang berlainan. Sehingga Kamu butuh mempersiapkan sebagian media bila mau memelihara lebih dari satu tipe. Wadahnya berbentuk akuarium yang ukurannya dicocokkan dengan dimensi badan ikannya.


Buat meminimalisir pengeluaran, Kamu dapat membeli akuarium bekas agar tidak menghabiskan banyak duit. Tidak hanya akuarium, Kamu pula dapat menggunakan benda lain yang dapat dialih fungsikan menjadi sebuah akuarium.


Yakinkan kalau wadahnya dapat dipakai buat menata gerakan air, temperatur, serta keinginan lain. Untuk sebagian media spesial buat benih, pemijahan ikan, tempat pendederan, inkubasi telur, pelebaran, sampai penampungan hasilnya.


3. Sesuaikan tempat untuk ikan hiasnya


Selanjutnya Kamu wajib menyesuaikan wadah dengan lingkungan yang digemari tiap- tiap ikan hiasnya.Kamu butuh memastikan dahulu tipe ikan apa yang ingin dibesarkan serta keinginan apa yang digemari oleh ikan tersebut.

Setelah itu, Kamu bisa mengelompokkan masing-masing jenis ikan hiasnya dan wajib mengondisikan akuarium dengan situasi air, temperatur, pH ataupun bagian keasaman, sinar ataupun kecerahan, sampai isi zat asam cocok dengan tipe ikannya.


4. Penentuan serta perencanaan pakan


Pakan ikan terdiri dari 2 tipe, ialah natural serta buatan. Pakan natural semacam plankton, cacing sutera, anak jari, sampai serangga kecil merupakan pakan yang dianjurkan.


Tetapi, bila pakan natural tidak dapat diperoleh, Kamu wajib mengombinasikannya dengan pakan buatan berbentuk afsun.


Salah satu merk yang kerap dipakai merupakan Takari. Biayanya ekonomis serta dapat dibeli dengan cara online di sebagian marketplace. Kamu pula dapat membelinya di gerai perkakas akuarium terdekat.


5. Memilah calon indukan


Seleksi indukan jantan serta betina yang telah dewasa serta matang dari bidang gonad ataupun kelaminnya.


Buat mengidentifikasinya, karakteristik betina umumnya mempunyai perut yang agak besar ke bagian genitalnya. Ketika disentuh rasanya pula lembut. Apabila diurut, mereka hendak mengeluarkan telur.


Sebaliknya buat jantan, bila bagian genitalnya diurut hendak menghasilkan cairan jantannya.


6. Cara berbaur serta pemijahan


Kamu wajib mengidentifikasinya dahulu saat sebelum memijahkannya, sebab terdapat tipe ikan yang menelur, terdapat pula yang bersalin.


7. Tata cara inkubasi telur


Inkubasi telur ikan tidak membutuhkan waktu lama namun perihal ini tergantung pula dengan jenisnya. Tetapi umumnya cuma diperlukan durasi 24 jam buat menetaskan telur. Cara ini bisa dicoba di akuarium ataupun kolam permanen.


8. Pemeliharaan anakan hingga besar


Setelah menetas, anakan wajib dipisahkan ke media lain. Kamu dapat seleksi kolam plastik, akuarium, kolam tanah, serta gelas ataupun yang lain buat mengamankan mereka hingga berkembang besar.


Sehabis inkubasi hingga umur satu pekan, mereka tidak memerlukan pakan. Tetapi sehabis itu, mereka hendak menginginkan pakan serta jumlahnya bertambah.


9. Metode menanggulangi wereng serta penyakit


Wereng serta penyakit dapat tiba dari mana saja, salah satunya dari pakan. Metode menanganinya dengan pemeliharaan terbaik serta membagikan pakan dengan lebih berhati- hati.


10. Metode penjualan supaya sukses


Buat pemasaran dapat menggunakan metode sebagai berikut :


- Menjual langsung di pasar.

- Bertamu ke pengepul.

- Turut dalam komunitas serta pedagang ikan hias.

- Join dengan restoran, penginapan, ataupun pebisnis besar yang menginginkan ikan hias.


Itulah yang dapat disampaikan, semoga berhasil ya..

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama